Diperbarui 2026-10-24 5 menit baca

Contoh Kata-kata Undangan Pernikahan via WhatsApp: 6 Pesan Siap Sesuaikan

Enam contoh pesan undangan pernikahan WhatsApp untuk keluarga, rekan kerja, dan teman: sapaan formal, islami, umum, serta pengingat yang sopan dan personal.

Sebelum menyalin pesan: sesuaikan sapaan dan data acara

Pesan WhatsApp berfungsi sebagai pengantar, sedangkan halaman undangan memuat rincian acara. Sebutkan siapa yang mengundang, tujuan pesan, dan tanggalnya agar penerima tidak perlu menebak isi tautan. Pilih sapaan yang biasa digunakan bersama penerima, bukan sekadar menyalin gaya paling formal.

Seluruh contoh di bawah adalah templat fiktif, bukan pesan pelanggan. Ganti [Nama Tamu], [Nama Pasangan], [Tanggal], [Link Undangan], dan bagian lain dalam kurung siku sebelum mengirim. [Nama Pasangan] berarti nama kedua mempelai; sesuaikan kata ganti jika pesan dikirim oleh orang tua atau perwakilan keluarga.

1. Formal dengan salam umum

Selamat pagi Bapak/Ibu [Nama Tamu]. Dengan hormat, kami [Nama Pasangan] mengundang Bapak/Ibu untuk menghadiri pernikahan kami pada [Tanggal], pukul [Jam dan Zona Waktu], di [Tempat]. Rincian acara dan konfirmasi kehadiran tersedia di [Link Undangan]. Terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu. Kami menghargai doa serta harapan baik yang diberikan.

2. Pembuka islami bila sesuai dengan penerima

Assalamu'alaikum Bapak/Ibu [Nama Tamu]. Dengan memohon rahmat dan ridha Allah SWT, kami [Nama Pasangan] bermaksud mengundang Bapak/Ibu ke pernikahan kami pada [Tanggal], pukul [Jam dan Zona Waktu], di [Tempat]. Detail acara: [Link Undangan]. Terima kasih atas doa dan perhatian Bapak/Ibu. Wassalamu'alaikum.

3. Hangat untuk keluarga besar

Halo [Nama Tamu] dan keluarga, kami [Nama Pasangan] ingin berbagi kabar pernikahan sekaligus mengundang keluarga untuk hadir pada [Tanggal], pukul [Jam dan Zona Waktu], di [Tempat]. Informasi lengkap dan konfirmasi kehadiran ada di [Link Undangan]. Silakan hubungi kami jika ada yang ingin ditanyakan. Terima kasih atas dukungan dan kasih sayangnya.

4. Sopan untuk rekan kerja atau atasan

Selamat siang Bapak/Ibu [Nama Tamu], izin menyampaikan undangan pernikahan kami, [Nama Pasangan], yang akan dilaksanakan pada [Tanggal], pukul [Jam dan Zona Waktu], di [Tempat]. Jika berkenan, rincian acara dapat dibuka melalui [Link Undangan]. Kami memahami kesibukan Bapak/Ibu dan berterima kasih atas perhatian serta doa baiknya.

5. Santai untuk teman dekat

Hai [Nama Tamu], kami [Nama Pasangan] mau mengundangmu ke pernikahan kami pada [Tanggal], pukul [Jam dan Zona Waktu], di [Tempat]. Alamat lengkap dan cara konfirmasi hadir ada di [Link Undangan]. Senang sekali kalau bisa bertemu! Kalau belum bisa hadir, tidak apa-apa; terima kasih sudah ikut mendoakan perjalanan kami.

6. Pengingat tanpa mendesak jawaban

Halo [Nama Tamu], izin mengingatkan undangan pernikahan kami, [Nama Pasangan], pada [Tanggal], pukul [Jam dan Zona Waktu], di [Tempat]. Detail lokasi dapat dilihat kembali di [Link Undangan]. Bila rencana kehadiran berubah, silakan kabari kami agar persiapan dapat disesuaikan. Terima kasih atas waktu dan perhatianmu.

Alternatif sapaan dan cara mengirim yang menghormati tamu

Gunakan salam umum seperti Selamat pagi atau Halo bila lebih sesuai dengan kebiasaan penerima. Sapaan Bapak/Ibu, Kak, atau nama langsung dapat dipilih sesuai hubungan kalian. Tidak perlu menambahkan pembuka keagamaan jika tidak cocok dengan konteks keluarga dan tamu.

Jika nama pasangan belum dikenal penerima, tambahkan perkenalan singkat yang benar, misalnya hubungan dengan keluarga yang mereka kenal. Jangan memaksa jawaban segera, menagih hadiah, atau mengirim pengingat berulang ketika penerima belum merespons.

Ambil tautan personal dari daftar tamu untuk penerima yang benar. Jangan mengirim tautan personal seseorang ke grup atau memakai ulang tautan milik tamu lain. Untuk pesan kelompok yang memang diperlukan, tinjau ulang siapa yang diundang dan informasi apa yang boleh dibagikan bersama.

Hubungkan pesan dengan undangan digital yang sudah diperiksa

Buka demo Midnight Luxe dari artikel ini untuk menilai alur undangan di ponsel, atau bandingkan dengan tema lain di katalog. Pilih desain yang membuat nama, jadwal, dan lokasi mudah dibaca, lalu cek fitur serta ketentuan paket sebelum mengaktifkan undangan sendiri.

Sebelum menyalin pesan untuk banyak penerima, kirim percobaan kepada diri sendiri. Periksa bahwa tidak ada kurung siku tersisa, tanggal pada pesan cocok dengan halaman undangan, dan nama penerima sesuai dengan tautan yang akan dikirim. Pratinjau pesan bukan pengganti pemeriksaan halaman undangannya.

Siap buat undanganmu sendiri?

Lihat pilihan tema dan paket terbaru, coba pratinjau, lalu sesuaikan detail undangan untuk acara Anda.